Di jaman sekarang pasti tau apa itu yang namanya kue donat.
Kue donat bisa dijumpai hampir di seluruh belahan bumi. Sebenarnya siapa
pencetus awal tentang ide “ kue yang berlubang ditengah “ ini ?
Sebagian Sejarawan
memulai diskusi tentang sejarah resep pertama kali kue donat ini pada abad ke
19. Resep kue donat yang pertama bisa dilacak sampai di pertengahan abad ke 18.
Pada masa itu, donat dikenal sebagai kue bernama olykoeks, atau kue
berminyak. Kue olykoes dipercaya berasal dari Belanda, dan awalnya tidak ada lubang ditengahnya.
Para Imigran Belanda di Amerika sering membuat kue ini, biasanya mereka mengisi kue olykoes dengan Apel, Plum, atau Kismis di tengahnya dan menggorengnya dalam minyak yang banyak.
Para Imigran Belanda di Amerika sering membuat kue ini, biasanya mereka mengisi kue olykoes dengan Apel, Plum, atau Kismis di tengahnya dan menggorengnya dalam minyak yang banyak.
Banyak versi tentang sejarah pembuatan lubang ditengah kue olykoes
/ donat. Dipercaya pencetus ide pelubangan kue ini berasal dari seorang Kapten
kapal laut bernama Hanson Crockett
Gregory dan Ibunya Elizabeth
Gregory.
Di Tahun 1847, Elizabeth Gregory ahli dalam membuat kue olykoes yang enak. Resepnya adalah menambahkan sedikit pala dan mengisi tengahnya dengan hazelnut atau kenari. Karena kelezatan kue olykoes buatannya maka dia menamakan sendiri resep adonan yang dibuatnya dengan nama “ Dough-Nuts “, yang artinya “ Adonan Kacang-Kacangan “. Itu lah mengapa orang-orang sekarang menyebutnya Doughnuts / Donut.
Mengenai lubang ditengahnya banyak versi yang berbeda, tetapi ada dua versi yang banyak dipercaya orang2 tentang sejarah lubang ditengah kue donat.
Di Tahun 1847, Elizabeth Gregory ahli dalam membuat kue olykoes yang enak. Resepnya adalah menambahkan sedikit pala dan mengisi tengahnya dengan hazelnut atau kenari. Karena kelezatan kue olykoes buatannya maka dia menamakan sendiri resep adonan yang dibuatnya dengan nama “ Dough-Nuts “, yang artinya “ Adonan Kacang-Kacangan “. Itu lah mengapa orang-orang sekarang menyebutnya Doughnuts / Donut.
Mengenai lubang ditengahnya banyak versi yang berbeda, tetapi ada dua versi yang banyak dipercaya orang2 tentang sejarah lubang ditengah kue donat.
Versi pertama menceritakan Elizabeth Gregory mengirim putranya Kapten Hanson Crockett Gregory / Hanson Gregory / Hansen Gregory
untuk mengirimkan kue Dough-Nuts dan resep ciptaannya ke suatu tempat.
Saat diperjalanan Kapten Gregory
kesulitan karena satu tangan memegang kemudi, dan tangan lainnya memegang kue
yang diberikan untuknya sebagai bekal selama perjalanan. Kapten Gregory yang kesulitan
mengemudikan kapalnya kemudian menancapkan kuenya di kemudi kapalnya ( dijaman
itu kemudi kapal terlihat seperti gambar dibawah ). Posisi kue yang
tertancap di kemudi tidak membuat sulit sang Kapten untuk mengemudi. Karena
itulah setelah Kapten Gregory pulang, ia mengatakan kepada Ibunya agar
membuat lubang ditengah kue, supaya mudah ditempatkan di atas kemudi kapalnya.
Versi kedua sepertinya lebih masuk akal.
Diceritakan Hansen
Gregory sangat menyukai kue buatan Ibunya. Tetapi tidak suka dengan yang
ditengahnya karena kurang matang. Kurang matangnya kue itu disebabkan adanya
potongan kenari ditengah kue. Selain itu Hansen Gregory tidak terlalu suka dengan kenari. Suatu ketika Hansen Gregory menyarankan kepada
ibunya untuk " membuang " tengah kuenya karena bagian tengah
kue tidak terlalu matang dan berisi kenari yang kebetulan tidak disukai
olehnya. Saran inilah yang sepertinya menjadi Ide untuk pelubangan kue donat.
Kita mungkin tidak tahu versi yang sebenarnya, namun apapun
alasan Hansen Gregory untuk
menambahkan lubang di tengah kue olykoes, merupakan perubahan yang
positif. Ide itu memiliki efek menguntungkan karena membuat donat matang lebih
merata saat di goreng. ( jadi mau makan donat nih hahaha )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar