Belum
banyak masyarakat yang kenal betul dengan sosok B.J. Habibie selama satu
setengah tahun beliau menjabat sebagai Presiden RI. Dalam acara bedah buku
Habibie The Series(yang menjadi rangkaian acara 80 Tahun Habibie di Museum Bank
Mandiri) hadir beberapa orang yang pernah menjadi “bawahan” Pak Habibie kala
beliau menjabat sebagai presiden. Di antara beberapa orang tersebut hadir
sebagai pembicara, yaitu Wendy Aritenang (Mantan Sekjen Dephub), Nurmahmudi
Ismail (Mantan Menteri Kehutanan), dan Bambang Setiadi (Mantan Ketua BSN). Sebagai
mantan Menteri Riset dan Teknologi, B.J. Habibie banyak memberi perhatian
terhadap bidang riset dan teknologi. Salah satunya adalah Pak Habibie pernah
membangun lima jembatan di Batam dengan teknologi yang berbeda-beda. Wendy
Aritonang mengatakan, menurut Pak Habibie, dengan membangun lima jembatan
memakai teknologi yang berbeda-beda, kita dapat mengetahui teknologi mana yang
pantas dipakai untuk membangun jembatan di tempat lain. Habibie menjadikan lima
jembatan di Batam sebagai pembelajaran untuk pembangunan jembatan-jembatan
setelahnya. Selain itu, Pak Habibie juga sangat mensupport anak muda
untuk berkembang. Beliau menguatkan anak-anak muda untuk berkembang. Bambang
Setiadi bercerita, kala itu dia pernah dikirim oleh Pak Habibie ke Singapura untuk
mengikuti konferensi ilmiah. Pak Habibie lantas ditegur oleh salah satu
professor di sana. Professor itu bilang, “Kenapa Anda mengirim anak muda ke
konferensi itu? Di sana dia hanya “dibully”. Pak Habibie menjawab dengan
cerdasnya, “Waktu kamu seusia dia, kamu di mana? Dia masih muda sudah bisa
berbicara di Singapura”. Begitulah Pak Habibie. Menurut Bambang, Pak Habibie
adalah orang yang selalu menguatkan mental orang lain. Dia tidak menjadikan
orang-orang di sekitarnya menjadi lemah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar