Jumat, 14 Oktober 2016

Metode Pembelajaran

Pengertian Metode Pembelajaran

Metode merupakan satu kata yang murujuk pada cara yang akan digunakan untuk mencapai sebuah tujuan yang diharapkan. Dan jika dikaitkan dengan proses pembelajaran, maka definisi metode pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu cara yang dipilih oleh pendidik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Metode pembelajaran ini memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran, selain agar proses belajar mengajar tidak membosankan, peserta didik juga akan semakin mudah mencerna materi yang diberikan. Untuk itulah ketika memilih sebuah metode pendidik harus memperhatikan karakteristik peserta didik. Pendidik dapat menggunakan metode yang berbeda untuk tiap kelasnya disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik.
Macam-Macam Metode Pembelajaran

Ada beberapa jenis metode pembelajaran yang umum digunakan dalam proses pembelajaran. Metode yang paling umum digunakan adalah metode ceramah. Namun terkadang metode ini menjadi cukup membosankan apabila tidak disertai oleh kemampuan manajemen kelas yang kurang. metode ceramah biasanya dibarengi dengan metode tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan.
Metode pembelajaran selanjutnya adalah metode diskusi. Metode ini dilakukan dengan menyajikan sebuah materi untuk kemudian dianalisis secara terbuka hingga ditemukan sebuah penyelesaian masalahnya. Metode ini akan lebih efektif jika melibatkan seluruh peserta didik. Selain itu pendidik juga dapat mengkolaborasikan metode ini dengan metode pemberian tugas baik secara individu ataupun kelompok yang selanjutnya dipresentasikan dan didiskusikan secara terbuka di kelas.

Selanjutnya ada metode eksperimen, yang merupakan sebuah metode yang akan memberikan kesempatan peserta didik untuk melakukan uji coba terhadap sebuah materi yang telah dipelajarinya. Melalui metode ini peserta didik diberi kesempatan untuk mengamati, menganalisis dan membuktikan sendiri teori yang telah dipelajarinya.
Metode pembelajaran yang kelima adalah metode demonstrasi, metode ini juga sangat umum dilakukan dalam proses pembelajaran. Dilakukan dengan memperagakan atau menunjukkan proses ataupun cara kerja dari materi yang sedang dipelajari untuk selanjutnya ditirukan oleh peserta didik. Dan terakhir adalah metode tutorial. Dalam proses pembelajaran metode ini dapat sesekali dilakukan baik secara kelompok ataupun individu. Namun sebelumnya pendidik harus menjelaskan mengenai materi secara umum, untuk selanjutnya dikerjakan oleh peserta didik dengan bimbingan guru.

Contoh metode pembelajaran

1. Role Play
a. Pengertian
 Role play
 (bermain peran) adalah teknik pembelajaran bahasa yangmeminta siswa memainkan peran tertentu dalam situasi yang ditentukan, denganmenggunakan bahasa target, yaitu bahasa yang sedang dipelajari (seperti bahasaInggris, misalnya). Untuk berlatih mengekspresikan
Complaints and apologies
dalam bahasa Inggris, misalnya, siswa bermain peran sebagai pembeli dan penjualdi suatu toko. Pembeli mengembalikan barang yang telah dibelinya dari tokotersebut karena barang itu rusak.
b. Kompetensi yang dikembangkanKeterampilan berbahasa yang dapat dikembangkan dengan role play adalah speaking , terutama interpersonal dan transactional dialogues

c. Prosedur

1) Mengajak siswa mengidentifikasi situasi untuk role play, seperti apakah role play
akan dilaksanakan antara guru dengan siswa, dokter dengan pasien, atautamu hotel dengan resepsionais;


2)Mengajak siswa merancang role play, seperti apakah role play bersifat terstruktur,semi terstruktur, atau bebas. Juga, apakah role play
akan dilaksanakan oleh dua orang, tiga orang, atau lebih;

3)Memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi
language function
yang di perkirakan muncul dalam percakapan/role play;

4)Mengajak siswa mengidentifikasi pilihan-pilihan bentuk Bahasa(language forms) untuk masing-masinglanguage function

5)Mengarahkan siswa untuk melakukan drilling terhadap beberapa
language forms
yang telah teridentifikasi;

6)Memfasilitasi siswa melakukan latihanrole play
dalam kelompok kecil;

7)Memfasilitasi siswa melakukan
performance role play di depan kelas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar