Pengertian Metode
Pembelajaran
Metode merupakan satu kata yang murujuk pada cara yang akan
digunakan untuk mencapai sebuah tujuan yang diharapkan. Dan jika dikaitkan
dengan proses pembelajaran, maka definisi metode pembelajaran dapat diartikan
sebagai suatu cara yang dipilih oleh pendidik untuk mengoptimalkan proses
belajar mengajar yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang
diharapkan.
Metode pembelajaran ini memiliki peran yang penting dalam proses
pembelajaran, selain agar proses belajar mengajar tidak membosankan, peserta
didik juga akan semakin mudah mencerna materi yang diberikan. Untuk itulah
ketika memilih sebuah metode pendidik harus memperhatikan karakteristik peserta
didik. Pendidik dapat menggunakan metode yang berbeda untuk tiap kelasnya
disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik.
Macam-Macam Metode
Pembelajaran
Ada beberapa jenis metode pembelajaran yang umum digunakan dalam proses pembelajaran. Metode yang paling umum digunakan adalah metode ceramah. Namun terkadang metode ini menjadi cukup membosankan apabila tidak disertai oleh kemampuan manajemen kelas yang kurang. metode ceramah biasanya dibarengi dengan metode tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan.
Metode pembelajaran selanjutnya adalah metode diskusi.
Metode ini dilakukan dengan menyajikan sebuah materi untuk kemudian dianalisis
secara terbuka hingga ditemukan sebuah penyelesaian masalahnya. Metode ini akan
lebih efektif jika melibatkan seluruh peserta didik. Selain itu pendidik juga
dapat mengkolaborasikan metode ini dengan metode pemberian tugas baik secara
individu ataupun kelompok yang selanjutnya dipresentasikan dan didiskusikan
secara terbuka di kelas.
Selanjutnya ada metode eksperimen, yang merupakan sebuah metode
yang akan memberikan kesempatan peserta didik untuk melakukan uji coba terhadap
sebuah materi yang telah dipelajarinya. Melalui metode ini peserta didik diberi
kesempatan untuk mengamati, menganalisis dan membuktikan sendiri teori yang
telah dipelajarinya.
Metode pembelajaran yang
kelima adalah metode demonstrasi, metode ini juga sangat umum dilakukan dalam
proses pembelajaran. Dilakukan dengan memperagakan atau menunjukkan proses
ataupun cara kerja dari materi yang sedang dipelajari untuk selanjutnya
ditirukan oleh peserta didik. Dan terakhir adalah metode tutorial. Dalam proses
pembelajaran metode ini dapat sesekali dilakukan baik secara kelompok ataupun
individu. Namun sebelumnya pendidik harus menjelaskan mengenai materi secara
umum, untuk selanjutnya dikerjakan oleh peserta didik dengan bimbingan guru.
Contoh metode pembelajaran
1. Role Play
a. Pengertian
Role play
(bermain peran) adalah
teknik pembelajaran bahasa yangmeminta siswa memainkan peran tertentu dalam
situasi yang ditentukan, denganmenggunakan bahasa target, yaitu bahasa yang
sedang dipelajari (seperti bahasaInggris, misalnya). Untuk berlatih
mengekspresikan
Complaints and apologies
dalam bahasa Inggris, misalnya, siswa bermain
peran sebagai pembeli dan penjualdi suatu toko. Pembeli mengembalikan barang
yang telah dibelinya dari tokotersebut karena barang itu rusak.
b. Kompetensi yang dikembangkanKeterampilan
berbahasa yang dapat dikembangkan dengan role play adalah speaking , terutama interpersonal dan transactional dialogues
c. Prosedur
c. Prosedur
1) Mengajak siswa
mengidentifikasi situasi untuk role play, seperti apakah role play
akan dilaksanakan antara guru
dengan siswa, dokter dengan pasien, atautamu hotel dengan resepsionais;
2)Mengajak siswa merancang role play, seperti apakah role play bersifat terstruktur,semi terstruktur, atau bebas. Juga, apakah role play
2)Mengajak siswa merancang role play, seperti apakah role play bersifat terstruktur,semi terstruktur, atau bebas. Juga, apakah role play
akan dilaksanakan oleh dua
orang, tiga orang, atau lebih;
3)Memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi language function
3)Memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi language function
yang di perkirakan muncul dalam
percakapan/role play;
4)Mengajak siswa mengidentifikasi pilihan-pilihan bentuk Bahasa(language forms) untuk masing-masinglanguage function
4)Mengajak siswa mengidentifikasi pilihan-pilihan bentuk Bahasa(language forms) untuk masing-masinglanguage function
5)Mengarahkan siswa untuk melakukan drilling terhadap beberapa language forms
yang telah teridentifikasi;
6)Memfasilitasi siswa melakukan latihanrole play dalam kelompok kecil;
7)Memfasilitasi siswa melakukan performance role play di depan kelas
6)Memfasilitasi siswa melakukan latihanrole play dalam kelompok kecil;
7)Memfasilitasi siswa melakukan performance role play di depan kelas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar